Jumat, 15 Mei 2015

MENENTUKAN UKURAN KOLOM RUMAH 2 LANTAI


Menentukan ukuran kolom rumah 2 lantai itu tidak bisa asal-asalan atau menggunakan sistem biasanya memakai sekian cm, termasuk juga dalam menentukan material yang digunakan juga tidak bisa sembarangan. berbeda bentuk rumah tentu akan berbeda desain strukturnya dari mulai pondasi, balok, kolom, plat lantai sampai tangga. disinilah tugas seorang teknik sipil untuk merencanakan struktur rumah yang kuat sekaligus ekonomis, karena bisa saja dibuat besar agar kuat tapi terjadi pemborosan biaya yang seharusnya bisa dihemat jika dihitung dengan benar.



Hal-hal yang mempengaruhi ukuran kolom rumah
  • Peruntukan ruangan, misalnya jika hendak membuat tempat parkir mobil di lantai 2 tentu membutuhkan kolom yang besar disertai besi tulangan yang cukup aman, sedangkan membuat ruang tamu bisa menggunakan ukuran kolom yang lebih kecil.
  • Perencanaan waktu pakai rumah, jika ada rencana untuk membongkar rumah dalam waktu dekat maka bisa memakai struktur kolom yang mudah dibongkar pasang, misalnya kolom profil baja.
  • Jarak antar kolom, semakin jauh maka semakin berat beban yang harus ditanggung masing-masing kolom sehingga ukuranya ikut membesar.
  • Ketinggian kolom, ada faktor tekuk yang perlu diantisipasi agar kolom tidak mengalami kepatahan.
  • Lokasi pembangunan, contohnya membangun rumah di daerah pantai yang rawan terkena air asin memerlukan perlakuan berbeda dengan membangun rumah di pegunungan.
  • Ketersediaan material, contohnya jika hendak memanfaatkan besi tulangan yang sudah tersedia maka bisa menyesuaikan desain kolomnya.
Jadi perlu dilakukan perhitungan dengan teliti agar rumah tidak roboh karena kolomnya lemah, namun jika masih tetap ingin tahu ukuran amanya begini :

untuk rumah tinggal dua lantai yang fungsinya untuk kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur, ruang makan dan sejenisnya dengan jarak antar kolom 3 m bisa menggunakan ukuran kolom 15 cm x 30 m, dibuat lima belas centi meter agar posisi kolom rata dengan dengan dinding, jadi tidak banyak benjolan. menggunakan besi tulangan diamater 10 mm sebanyak 6 buah, besi sengkang memakai diamater 8mm dengan jarak pemasangan 20 cm. jika ingin memastikan keamananya sebaiknya berkonsultasi dengan insinyur teknik sipil